Bukan karena kualitasnya kurang — melainkan karena jati diri dan positioning-nya belum pernah dirumuskan dengan serius.
Branding terasa generik dan tidak berkarakter
Semua sekolah klaim "terbaik" dan "berkarakter". Tidak ada yang benar-benar berbeda di benak orang tua.
Konsultan branding terlalu mahal
Jasa konsultan profesional bisa memakan biaya puluhan juta — tidak terjangkau untuk sebagian besar sekolah.
Tidak tahu harus mulai dari mana
Tim sekolah sering bingung: apakah mulai dari logo, tagline, atau pesan? Tidak ada panduan yang runut.
Pesan ke orang tua tidak konsisten
Brosur, medsos, dan presentasi penerimaan siswa menyampaikan pesan yang berbeda-beda dan tidak meyakinkan.